Romelu-Lukaku-Belgium

VIPSB8 – Romelu Lukaku mengungkapkan bahwa Belgia belum sepenuhnya bahagia, tetapi hal positif sudah terjadi setelah kemenangan 3-0 atas Republik Irlandia.

Skuat besutan Marc Wilmots menjawab kritikan setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Italia pada pertandingan pembuka Grup E.

Mereka sudah tampak kembali ke permainan terbaiknya di kala bertemu Republik Irlandia, sundulan Axel Witsel  dan 2 gol dari Lukaku telah membuka kembali peluang tim peringkat dua dunia untuk bisa tampil dalam babak selanjutnya. Dengan kata lain, setidaknya mereka hanya butuh tambahan satu poin di kala melakoni pertandingan terakhir mereka saat melawan Swedia.

Timbul banyak keraguan pada skuad Belgia di kala menuju pertandingan melawan Republik Irlandia tapi Lukaku mengatakan dengan hasil yang di dapat saat ini setidaknya telah mematahkan bahwa berita itu tidak benar sepenuhnya.

“Saya sangat tenang dan tim juga merasakan hal yang sama,” ucapnya seperti di dilansir dari situs UEFA.com.

“Kami telah mengadakan pertemuan tim dua hari yang lalu, di mana semua orang bisa mengungkapkan pendapat mereka dan pada akhirnya kami dapat bermain dengan cukup baik.”

“Tim menanggapi sangat baik, kami melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami harus bermain sepakbola dengan cara yang baik dan menjaga untuk tetap tidak kebobolan. Itulah yang kami lakukan saat ini. Sekarang kami siap untuk pertandingan berikutnya.”

“Kami sedang berhadapan dengan banyak kepribadian, semua orang ingin menang dan pemain akan memberikan segalanya,” ucapnya kepada ITV Sport.

“Kadang kita perlu mengadakan diskusi, tetapi itu adalah normal. Setiap orang perlu berada di halaman yang sama. Saya tidak berpikir bahwa kami akan kalah melawan Italia, tapi ini lah kami sekarang.”

Lukaku merayakan gol pembuka nya dengan berlari ke jajaran bangku tim Belgia, di mana ia tenggelam dalam pelukan erat dengan pelatihnya. Namun striker tersebut mengungkapkan bahwa bukanlah Wilmots yang awalnya dia cari.

“Saudaraku, Jordan, berada di bangku cadangan dan saya ingin merayakan bersama dia. Dia selalu ada untuk saya, jadi saya ingin berterima kasih kepadanya untuk itu,” ucapnya.

Sementara itu, Witsel, mendedikasikan kemenangan untuk pendukung setia bangsa Belgia yang tetap rela hadir di Bordeaux untuk selalu mendukung kami.

“Tujuan kami adalah untuk mendapatkan tiga poin dan kita perlu melakukan hal yang sama saat melawan Swedia nanti, ” ucap Witsel.

“Fans kami menciptakan suasana yang besar dan kemenangan ini adalah untuk mereka semua.”