iniesta-fabregas-spain-euro-2016

VIPSB8 – Era dominasi Spanyol di sepak bola internasional secara resmi berakhir. Kekalahan dari Italia di babak 16 besar Euro 2016 telah menggambarkan secara nyata bahwa dominasi skuat asuhan Vicente del Bosque telah berakhir. Saatnya untuk mencoba sesuatu yang baru.

Del Bosque menurunkan skuat utama yang sama sepanjang turnamen ini, setelah menang melawan Republik Ceko dan Turki, Spanyol kehilangan pertandingan grup ketiga mereka ketika melawan Kroasia. Meskipun begitu, pelatih veteran tetap menurunkan skuat starting XI yang sama sekali lagi untuk pertemuan melawan Italia.

Sebelum pertandingan melawan Italia dimulai jelas bahwa satu tim ini telah mendapat banyak peringatan. Penampilan Italia sebelum pertandingan dimulai memang begitu meyakinkan selama turnamen ini berlangsung, sementara Spanyol tampak stagnan.

Pada saat pertandingan dimulai, pergerakan Alvaro Morata di lini depan memberikan sedikit harapan. Tapi Cesc Fabregas dan David Silva keduanya tampak lambat sekali dengan Italia yang tampil begitu mendominasi di lini tengah, sementara pergerakan Sergio Busquets merasa dibatasi oleh kehadiran dari Graziano Pelle dan bahkan Andres Iniesta tidak bisa memberikan kontribusi yang maksimal.

Hanya beberapa penyelamatan luar biasa dari David de Gea yang tetap menjaga Spanyol dalam pertandingan, tapi ia tidak bisa berbuat banyak ketika berhasil menghalau tendangan Eder dan Giorgio Chiellini dapat menyarangkan sebuah gol dari jarak dekat. Dengan ketertinggalan 1 gol, Spanyol tampil begitu berantakan dan tampak terganggu di semua lini.

Di babak kedua, peluang terbaik jatuh kepada Italia dan De Gea lagi-lagi diperlukan untuk melakukan penyelamatan. Tapi menjelang akhir pertandingan, Pelle mampu menyarangkan gol kedua untuk mengirim juara bertahan ini pulang lebih awal dan sudah tidak ada lagi gelar ketiga berturut-turut seperti yang diharapkan.

italy-spain-euro-2016

Setelah Piala Dunia 2014, Xavi, Xabi Alonso dan David Villa memutuskan untuk pensiun. Fabregas seharusnya tidak berada di tempat pertama, sementara Iniesta sekarang pasti akan mempertimbangkan masa depannya dengan tim nasional.

Del Bosque kemungkinan besar juga akan mengundurkan diri. Pelatih 65 tahun mengatakan setelah gagal di Piala Dunia 2014 lalu bahwa ia ingin memimpin perubahan dengan Spanyol, tapi kini ia telah gagal untuk mengulang kesuksesan era baru Spanyol.

Jadi Italia lah yang akan menghadapi Jerman dalam pertandingan di perempat final nanti. Juara Eropa tahun 2008, 2012 dan pemenang Piala Dunia 2010 ini telah memberikan banyak memori bagi para penggemar sepak bola dalam beberapa tahun terakhir.

Tapi gaya permainan sepak bola Spanyol yang indah itu sudah tidak lagi mencapai kesuksesan dan Italia menunjukkan bahwa mereka dapat mengalahkannya dengan taktik yang tepat. Sebuah pendekatan baru sekarang yang diperlukan, dengan pelatih yang berbeda dan pemain baru juga.