Inter-Milan

Vipsb8 – Pengusaha asal China Suning Holdings Group telah mengumumkan mereka akan mengambil kendali saham mayoritas Inter Milan.

Kelompok ini telah membeli 70 persen saham dari Erick Thohir yang menjadi pemegang saham mayoritas Inter Milan, biaya yang di keluarkan sebesar €270 juta.

Kesepakatan terhadap Grup Suning diumumkan pada hari Minggu melalui halaman media sosial pakaian Liga Super Jiangsu Suning, sebelum konfirmasi kesepakatan datang pada konferensi pers yang akan diadakan pada hari Senin.

Zhang Jidong, ketua kelompok Suning, menyambut kesepakatan itu sebagai momen baik untuk pasar sepakbola yang sedang berkembang di China.

“Kami adalah sebuah pebisnis internasional dan merek kami akan segera menjadi besar di Eropa. Sekarang kita memiliki aliansi dengan klub papan atas internasional dan Eropa. Sepakbola tumbuh pada tingkat yang luar biasa di Cina dan akuisisi Inter merupakan langkah strategis ” ucap Zhang Jidong.

“Saya cukup yakin dengan pengambilalihan Inter Milan ini adalah langkah yang mulia, sebuah misi dan tanggung jawab yang baik. Saya sudah sangat bergairah dengan Inter Milan, menjadi bagian dari klub adalah tanggung jawab besar. Saya berterima kasih kepada Thohir yang telah memilih kami.” tutup Zhang Jidong.

Presiden kehormatan Massimo Moratti, yang sudah memegang klub antara kurun waktu 1995 sampai 2013 dan masih mempertahankan saham minoritas setelah pengambilalihan Thohir, diharapkan menyingkir dari keterlibatan jajaran pejabat dalam menjalankan klub.

Mantan CEO Inter Milan Ernesto Paolillo mengungkapkan bahwa Thohir yang bertanggung jawab atas kegagalan klub setelah gagal meraih trofi atau lolos ke Liga Champions.

“Tidak bisa dihindari Thohir akan menjual proyeknya setelah gagal,” ucapnya kepada Radio 24

“Anggaran klub itu dalam status merah. Suara saya untuk manajemen nya adalah empat dari 10.”

Inter Milan kini klub ketiga di Serie A yang jatuh di bawah kepemilikan asing, dengan Roma dan Bologna dikendalikan oleh kelompok Amerika dan Kanada.

AC Milan juga di beritakan akan mencapai kesepakatan untuk menjual saham mayoritas kepada konsorsium China dalam beberapa minggu mendatang setelah melakukan negosiasi dengan Presiden Silvio Berlusconi.