Radja-Nainggolan

Vipsb8 – Radja Nainggolan mengungkapkan ia beruntung tidak terjebak dalam serangan teroris pada hari Selasa di Brussels. Andai ia tak mengubah jadwal penerbangannya, mungkin saja ia bisa menjadi salah satu korban di Brussels.

Pemain internasional Belgia ini akan berada di bandara kota Zaventem pada Selasa 22 Maret lalu, di mana tepat dengan adanya peristiwa serangan bom yang menewaskan 34 orang. Ia merubah rencana penerbangan sehari lebih cepat karena ada acara dengan pihak sponsor.

“Jika saya tidak memiliki komitmen dengan sponsor saya, saya bisa saja di bandara Zaventem pagi itu,” ucap pemain 27 tahun tersebut kepada Gazzetta dello Sport.

“Karena acara tersebut saya harus pergi lebih cepat, saya tiba di Belgia sehari sebelumnya. Jika tidak, saya akan mengambil penerbangan pagi dari Roma dan saya akan langsung mendarat di Brussels.”

Nainggolan sedih melihat negaranya dengan apa yang telah terjadi pada Selasa lalu dan sedang menunggu perkembangan lebih lanjut dari peristiwa tersebut. Belgia dijadwalkan akan menggelar partai persahabatan melawan Portugal, karena terjadinya peristiwa di Brussels pada 22 Maret lalu, pertandingan tersebut dibatalkan.

“Semuanya berubah. Pelatih mengatakan kepada kami bahwa sesi latihan sore akan dilewati dan akan ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut. Jadi sekarang kita tidak tahu apa yang harus dilakukan.”

“Saya memiliki begitu banyak teman-teman yang bekerja di bandara. Saya berharap bahwa mereka semua baik-baik saja karena di sini saya tidak bisa berbicara dengan siapa pun. Aku bahkan tidak tahu nama-nama para korban, saya harap semuanya baik-baik saja.”

Gelandang AS Roma ini berharap kejahatan yang terjadi baru-baru ini tidak akan memaksa Euro 2016 akan dimainkan secara tertutup atau tanpa penonton.

“Ini akan terasa sedih. Seharusnya menjadi acara global, dilihat dan diikuti oleh semua pihak.”

“Dengan stadion kosong itu tidak akan menjadi hal yang sama, tidak akan mengirim pesan perdamaian.”