vipsbindo – Adalberto Penaranda dari Venezuela serta Brooks Lennon dari Amerika Serikat pada kompetisi final Piala Dunia U-20 Piala Dunia 2017 Triwulan Final pada Pemenang Venezuela serta AS di Stadion Jeonju World Cup pada tanggal 4 Juni 2017 di Jeonju, Korea Selatan.

Venezuela jatuh pada halangan paling akhir di Piala Dunia U-20, kalah 1-0 dari Inggris di Final. Namun halangan yang paling menarik serta utama masih tetap mesti datang.

Ini yaitu generasi yang diinginkan negara bakal membawa mereka ke Piala Dunia senior pertama mereka, serta jadi kompetitif demikian mereka tiba disana. Sepak bola Venezuela sudah buat langkah raksasa dalam satu tahun lebih paling akhir. Sesudah bertahun-tahun ikuti bagian ini dengan maksud untuk menjaga score, pada awal era ini tim nasional mulai menyatukan sebagian kemenangan.

Titik paling tinggi datang di Copa America 2011, waktu mereka finis di posisi ke empat serta layak memperoleh yang paling baik. Selekasnya kemudian mereka menaklukkan Argentina dalam kwalifikasi Piala Dunia, serta untuk sesaat mereka menghibur harapan untuk membawanya ke Brasil pada th. 2014.

Waktu itu mereka dilatih oleh Cesar Farias yang cerdik, penyelenggara nada unit defensif. Sesudah Piala Dunia ia digantikan oleh bekas pemain internasional Noel Sanvincente, pelatih yang begitu berhasil di sepak bola domestik. Dia mempunyai tujuan untuk pendekatan yang lebih ekspansif, serta selekasnya alami problem. Unit pertahanan Venezuela yang menua serta berderit kurang baik, serta terlebih kurang cepat, untuk diungkap dengan langkah tersebut. Itu yaitu bencana, dengan jalinan di ruangan ganti berantakan dibawah desakan. Sesudah enam putaran ia digantikan oleh penjaga gawang ex-internasional Rafael Dudamel, berbekal untuk bangun hari esok. Problem defensif itu belum hilang. Walau terdapat banyak bakat penyerang yang menarik, Venezuela ada dibawah tabel kwalifikasi Piala Dunia 2018, dengan cuma enam poin dari 14 kompetisi – dimana mereka sudah hasilkan keseluruhan 34 gol.

Tetapi dalam kampanye Piala Dunia U-20, Venezuela memainkan tujuh pertandingan di mana mereka membiarkan hanya tiga gol. Ini yakni statistik yang menghangatkan hati untuk Dudamel, yang bertanggungjawab atas tim itu (dan fakta bila dia berusia di bawah 20 th. yaitu sinyal tanda intinya turnamen itu untuk Venezuela, terutama karna tim senior dalam aksi minggu lalu, bermain dua Persahabatan di Amerika Serikat) . Bahkan juga mungkin saja saja kehilangan final ke Inggris pada hari Minggu bisa bekerja dalam keuntungan periode panjang Venezuela. Sepak bola tingkat umur yaitu semuanya mengenai pengembangan pemain. Akhirnya sekunder. Namun itu gampang dilupakan dengan kemenangan – terlebih pada putaran pertama (serta butuh dicatat kalau Venezuela belum sempat meraih bahkan juga perempat final pertandingan global).

Satu perbandingan tentatif bisa dikerjakan dengan pihak Meksiko yang memenangkan Kejuaraan Dunia U-17 pada th. 2005. Benar, ini yaitu tingkat umur yang lebih rendah, serta satu salah satunya pemain yang relatif sedikit sukses meraih tingkat senior. Dengan mengingat hal semacam ini, tim Meksiko itu memberi harapan besar sesudah menaklukkan Belanda 4-0 di semi final serta Brazil 3-0 di Final. Sebagian pemain itu sudah pergi untuk nikmati karier internasional yang panjang di tingkat senior. Namun bek Hector Moreno yaitu hanya satu yang betul-betul penuhi harapan. Pasangan menyerang Giovani Dos Santos serta Carlos Vela sudah bermanfaat – namun 12 th. waktu lalu mereka terlihat seperti pengocok dunia mungkin di tingkat paling tinggi. Beberapa orang lain sudah jatuh di tepi jalan, mungkin saja sebagian masalah dikutuk oleh keberhasilan remaja itu.

Di sepak bola batas umur tak ada yang namanya ‘final’. Ini semuanya adalah awal yang baru. Pada tampilan babak ke-2 melawan Inggris pada hari Minggu, Venezuela mungkin saja memiliki hak yakin kalau mereka layak memperoleh hasil imbang. Namun mungkin saja yang sesungguhnya tidak layak mereka peroleh yaitu dinobatkan jadi juara saat berusaha keras – untuk membuatnya serta berikan kesan pada Piala Dunia 2022 serta 2026 – barusan diawali.