Suara Bravo Setelah Pindah ke Manchester City

Agen Poker Terpercaya

VipsbindoClaudio Bravo mengatakan keputusannya untuk pergi dari Barcelona dan bergabung dengan Manchester City didasari oleh ketertarikannya terhadap filosofi Josep Guardiola.

Manajer Spanyol itu memilih kiper yang percaya diri dalam menguasai bola dengan kakinya dan ia lantas mendatangkan Bravo, yang dianggap sangat cocok dengan gaya bermain tersebut.

Transfer tersebut sempat memancing kritik di Inggris, karena akhirnya tim harus menyingkirkan Joe Hart, kiper yang sudah mendapat status legenda di City. Bravo juga menunjukkan performa yang kurang meyakinkan di laga debutnya melawan Manchester United di Old Trafford.

Namun pemain Chile mengaku amat percaya dengan kemampuannya dan ia ingin terlibat penuh dalam gaya bermain yang diusung oleh Guardiola.

“Alasan utama mengapa saya memutuskan bergabung dengan tim ini karena saya juga percaya pada filosofi tim dan juga cara kami bermain dan saya ingin menjadi bagian dari itu,” tutur Bravo menurut laporan Express.

“Saya juga tertarik pada fakta bahwa saya akan memainkan peran lebih dari sekedar seorang kiper – saya membantu tim menyerang dengan umpan yang saya buat dari lini belakang.”

Claudio Bravo mengatakan ia amat senang menjadi bagian dari Manchester City, dan mengklaim ada banyak orang kini mencoba untuk meniru gaya bermain yang diterapkan oleh manajer Josep Guardiola.

Bravo didatangkan dari Barcelona di musim panas untuk menggantikan posisi Joe Hart sebagai kiper utama dan ia mengakui sudah merasa betah bermain di Manchester.

“Ada banyak tim yang mencoba untuk meniru gaya bermain kami, meski kami baru mulai bermain dengan baik, itu artinya staff tengah melakukan pekerjaan yang bagus. Para pemain mampu menyerap instruksi para pelatih dengan baik. Hal tersebut membuat saya semakin bahagia di sini,” tutur Bravo menurut UEFA.

Bravo sendiri diminta untuk juga menjalani peran sebagai sweeper di lini belakang City, meski ia sejatinya merupakan seorang kiper. Namun ia mengatakan sudah mengasah kemampuan untuk itu sejak kecil.

“Saya kira kemampuan saya ini sudah diasah sejak kecil. Saya selalu mampu memberikan umpan dengan baik. Ketika saya masih berusia 10 tahun, saya memutuskan untuk fokus menjadi kiper, namun saya tak pernah kehilangan kemampuan tersebut. Saya selalu mencoba melakukan yang terbaik dengan bola,” imbuhnya.

“Menjadi kiper sekarang tidak mudah, karena ada banyak hal lain yang harus anda lakukan, terlepas dari mencegah bola masuk ke gawang.”

Trio MSN Bukan Mimpi Buruk Ungkap Bravo

Trio MSN Bukan Mimpi Buruk Ungkap Bravo

Claudio Bravo mengatakan bahwa ia tidak takut dengan kans untuk menghadapi mantan rekan setimnya, Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez, ketika Manchester City menghadapi Barcelona bulan depan.

Tim asuhan Josep Guardiola akan menghadapi Celtic pekan ini, sebelum mereka dua kali menghadapi Barcelona dan Bravo mengaku senang bisa kembali bertemu dengan trio pemain tim Catalan.

“Saya kira menghadapi Messi, Suarez, dan Neymar bukan mimpi buruk. Saya tidak pernah melihat striker lawan sebagai mimpi buruk, justru sebaliknya. Anda melihatnya sebagai tantangan dan anda ingin terlibat dalam pertandingan tersebut, dengan banyak pemain hebat di atas lapangan,” tutur Bravo pada UEFA.

“Ini adalah pertandingan yang memotivasi anda. Bukan untuk ditakuti, namun ketika anda merasa bahwa lawan lebih baik dari anda, hal yang sebaliknya bisa terjadi dan anda akan merasa lebih kuat.”

“Sebagai kiper, hal tersebut akan menguntungkan saya, karena mereka adalah mantan rekan saya. Saya juga sudah menghadapi mereka dan mereka memang lawan yang tangguh, dan itulah mengapa mereka semua ada di atas sana dengan barisan pemain terbaik.”

Baca juga: Pernyataan Griezman Tentang Klub Sepak Bola