Deschamps: Benzema tidak akan pernah menjadi striker hebat

Karim-Benzema

Vipsb8 – Karim Benzema masih diskors dari tim nasional Perancis karena skandal video seks yang melibatkan Mathieu Valbuena. Namun, pada hari Jumat pengadilan Paris mencabut larangan untuk tidak berkomunikasi dengan Valbuena yang membuka jalan untuk kembali ke Euro 2016.

Didier Deschamps memang menginginkan pemain 28 tahun ini tersedia untuk skuatnya di Euro 2016, namun ia mengingatkan kepada fans agar tidak terlalu banyak berharap pada striker Real Madrid ini.

“Benzema tidak akan pernah menjadi pencetak gol hebat meskipun itulah apa yang kita harapkan dari dia. Dia lebih membawa untuk membangun permainan,” ucap Deschamps.

“Dia bukan striker di Real Madrid selama lima tahun di bawah Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, Rafa Benitez atau Zinedine Zidane. Setiap negara menginginkan striker hebat.”

“Ketika saya mendengar bahwa ia memiliki Piala Dunia yang buruk karena pertandingan melawan Jerman”

Deschamps menjelaskan peran Benzema di tingkat klub yang dinilai kurang pada tujuan oleh pelatih karena kehadiran Cristiano Ronaldo.

“Di Madrid, tanggung jawab mencetak gol adalah pada pemain lain. Dia berpartisipasi banyak dalam bermain. Kami sedang mencari seseorang pelengkap yang lain. Kami akan selalu mengharapkan dia mencetak gol di Real Madrid.”

Musim ini Benzema di Real Madrid telah mencetak 19 gol dari 20 pertandingan, ia agak terganggu oleh cedera. Sementara Ronaldo mencetak 27 gol dari 28 pertandingan, tidak berbeda jauh sebenarnya. Tetapi yang selalu menjadi andalan adalah CR7 dalam hal mencetak gol, itu terlihat karena dia selalu menjadi eksekutor.

Payet buka suara soal Euro 2016

Dimitri-Payet

Vipsb8 – Gelandang West Ham United, Dimitri Payet mengutarakan bahwa dirinya tidak akan kecewa jika tidak di panggil oleh Didier Deschamps untuk mengikuti Euro 2016. Meski demikian dirinya masih menyimpan keinginan untuk bermain di ajang tersebut.

Pemain 28 tahun asal Perancis ini bergabung dengan West Ham pada musim lalu. Sejak pindah dari Marseille dia sudah mencetak 8 gol di Premier League dan berperan besar membantu West Ham untuk bisa bersaing di zona Eropa.

Sangat wajar jika Payet mendapat tempat di tim nasional. Secara keseluruhan sampai saat ini dia baru 15 kali tampil untuk skuat Les Blues. Dengan banyaknya pilihan yang tersedia bagi Deschamps, bukan hal mudah bagi Payet untuk menembus tim nasional.

Jika tak mendapat panggilan dari Deschamps, Payet mengaku tidak cemas dan bertekad untuk terus menampilkan permainan terbaiknya.

“Saya sudah melewatkan Piala Dunia 2014, jadi saya paham bagaimana rasanya jika tak dipanggil ke tim nasional. Euro 2016 tentunya ada dalam pikiran saya,” ucap Payet.

“Ini bukan masalah ketidakadilan, namun pelatih harus membuat pilihan. Dia memilih pemain yang dibutuhkan sesuai dengan komposisi tim yang sudah dibangun sejak awal,” tambahnya.

“Saya tak mungkin mengatakan senang jika tak dipilih, tentunya saya ingin bermain untuk tim nasional. Bagi saya hal terbaik dalam karier sepak bola adalah bisa tampil untuk tim nasional, tapi jika tidak dapat tampil saya tidak akan memiliki penyesalan.” tutupnya.