Vipbindo – Repeat impressions membantu wasit untuk membuat keputusan. Seorang pemain Kamerun mendapat kartu alamat yang salah dalam pertandingan melawan Jerman.

Di pertandingan berikutnya Piala Konfederasi di Stadion Olimpiade Fisht, Sochi, Minggu (26/06/2017) malam waktu setempat, Jerman menuai kemenangan 3-1 atas Kamerun. Kemenangan tersebut memastikan Die Mannschaft memenangkan Grup B.

Di babak kedua, wasit yang memimpin pertandingan, Wilmer Roldan, sempat memberi kartu merah ke pemain yang salah. Tepatnya di menit 64, saat ada pelanggaran pada salah satu pemain Jerman.

Kaki Ernest Mabouka menabrak kaki kaki Emre Can. Tapi, Roldan bahkan menyacungi kartu merah di Sebastien Siani. Protes juga dilakukan pemain Kamerun, sampai wasit asal Kolombia dipanggil untuk melihat pertunjukan ulang.

Kartu merah untuk Siani dibatalkan, Roldan ganti ganjaran untuk Mabouka. Setelah pertandingan, pelatih Kamerun Hugo Broos mengomentari insiden tersebut.

“Saya pikir semua orang bingung termasuk saya, saya tidak tahu apa yang terjadi, itu adalah kartu kuning, lalu menjadi merah untuk pemain lain,” kata Brooss di Soccerway.

“Jangan tanya saya apa yang sebenarnya terjadi, saya tidak mengerti dan saya juga tidak tahu. Setelah melihatnya lagi, mungkin saya bisa menjawab pertanyaan Anda, tapi ini adalah kesalahan wasit.”

“Wasit tidak memberikan penjelasan lebih lanjut: Pertama dia memberi kartu merah ke Siani, jadi operator VAR memanggilnya, Dan bilang itu pemain yang berbeda.

Jadi, mereka melihat kembali kejadian di game dan menyadari bahwa itu adalah Mabouka, “tambahnya.

Bandar Online yang sudah terbukti kualitas dan nama besarnya di indonesia dengan jumlah member paling banyak. Berapa pun jumlah kemenangan Pasti akan di bayar Tanpa ada penundaan Sedikit pun. Dengan pelayanan dari CS yang sudah berpengalaman dan pastinya Proses DEPO & WD paling cepat.Ayo coba bermain lagi dan menangkan juta’an rupiah
Dengan Hot Promo berikut ini :
– Bonus New Member 20% Khusus Permainan ( Poker)
– Bonus New Member 5% Khusus Permainan ( Poker)